Rumah Siap Huni Nyaman di Pesantre...
Rumah Dijual di Cimahi
Rp 3.000.000.000 Nego
  • LT: 300 m2
  • LB: 200 m2
  • KT: 5
  • KM: 3
Rumah Siap Huni Dan Terawat Full F...
Rumah Dijual di Bandung Kota Bandung Timur Bandung Utara
Rp 1.500.000.000 Nego
  • LT: 105 m2
  • LB: 95 m2
  • KT: 3
  • KM: 2
Rumah Unik 2Lantai di Puncak Jatin...
Rumah Dijual di Sumedang
Rp 525.000.000
  • LT: 120 m2
  • LB: 50 m2
  • KT: 2
  • KM: 2
...
Rumah Dijual di Bandung Kota Bandung Timur Bandung Utara
Rp 500.000.000
  • LT: 42 m2
  • LB: 80 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Rumah Baru di Carani Royal Tulip R...
Rumah Dijual di Bandung Barat
Rp 451.000.000
  • LT: 87 m2
  • LB: 36 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Sisa 4 Unit Rumah Minimalis Modern...
Rumah Dijual di Bandung Selatan
Rp 385.000.000
  • LT: 77 m2
  • LB: 38 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Rumah Mewah Siap Huni Lembang Band...
Rumah Dijual di Bandung Barat Bandung Utara
Rp 4.075.000.000
  • LT: 276 m2
  • LB: 380 m2
  • KT: 7
  • KM: 5
Promo Dp 25Jt All In Di Bumi Prata...
Rumah Dijual di Bandung Kota Bandung Timur
Rp 446.000.000
  • LT: 36 m2
  • LB: 60 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Rumah di Bumi Sariwangi 1 Parongpo...
Rumah Dijual di Bandung Barat
Rp 850.000.000 Nego
  • LT: 96 m2
  • LB: 65 m2
  • KT: 2
  • KM: 1
Beranda » Blog » Ingin Beli Rumah untuk Pertama Kalinya? Ini yang Perlu Anda Ketahui!

Ingin Beli Rumah untuk Pertama Kalinya? Ini yang Perlu Anda Ketahui!

Dipublish pada 4 Maret 2020 | Dilihat sebanyak 1 kali | Kategori: Blog

Tips Membeli Rumah untuk Pertama Kalinya

1. Anda lajang? Ini waktu yang tepat membeli rumah
Umumnya orang membeli rumah ketika sudah menikah. Padahal, membeli rumah bisa menjadi investasi yang sangat prospektif bagi setiap orang, termasuk Anda yang masih lajang.

Membeli rumah saat lajang menguntungkan karena harga properti sekarang akan lebih murah ketimbang harga di masa mendatang. Tidak ada kata rugi dalam membeli rumah. Kalau ketika lajang Anda “hanya” bisa membeli rumah di pinggiran kota, jangan khawatir. Di masa mendatang Anda dapat menjual rumah ini untuk membeli rumah kedua yang terletak lebih dekat ke kota. Jika Anda tidak berpikir untuk menempati rumah tersebut sekarang pun Anda juga dapat menyewakan rumah tersebut sehingga Anda bisa memperoleh tambahan penghasilan.

2. Pilih lokasi yang tepat
Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai lokasi yang tepat. Perencana keuangan independen Giri Sulandar mengatakan, seseorang akan mempertimbangkan lokasi rumah yang tepat berdasarkan lokasi kerja dan sarana infrastruktur yang tersedia.

Tips membeli rumah yang satu ini mendorong Anda untuk dapat memilih lokasi rumah yang tepat. Dalam memilih lokasi yang tepat, seseorang juga harus mempertimbangkan arah pengembangan kota. Sebagai contoh, saat ini pemerintah daerah DKI Jakarta sedang membangun light rapid transit (LRT) yang akan melintasi Jakarta-Bogor. Praktis, daerah yang akan dilintasi LRT seperti Cibubur dan Sentul akan memiliki akses transportasi tambahan selain jalan tol Jagorawi.

Tips membeli rumah yang satu ini didasarkan oleh kemacetan yang terjadi di Jabodetabek. Kemacetan yang terjadi di Jabodetabek membuat sarana alternatif transportasi menjadi hal yang wajib dipertimbangkan. Saat ini, para penduduk di sekitar Jakarta dapat menikmati commuter line menuju Serpong, Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Selain itu, para komuter ju

ga bisa menikmati busway TransJakarta yang melayani daerah pinggir Jakarta seperti BSD, Bekasi, Depok, dan Bekasi. Kita dapat mengecek pengembangan kota Jakarta serta infrastruktur pendukungnya di situs resmi Jakarta Smart City. Sementara untuk daerah lainnya, kita bisa mengecek arah pengembangan kota dari situs pemda terkait.

3. Membeli rumah baru atau second?
Tips membeli rumah berikutnya adalah membantu Anda untuk memilih antara rumah baru atau rumah second. Kebanyakan orang lebih mempertimbangkan untuk membeli rumah baru. Meski demikian, rumah second pun patut dipertimbangkan. Dalam beberapa kasus, hal ini malah bisa sangat menguntungkan. Misalnya, jika Anda membeli rumah yang belum pernah dihuni namun dengan harga miring karena sang pemilik sedang butuh uang.

Sebelum membeli rumah second, pastikan dahulu sertifikat rumah tersebut adalah asli. Anda dapat mengecek keabsahan sertifikat rumah di Badan Pertanahan Nasional dengan syarat yang tercantum di sini. Selanjutnya, Anda juga harus meminta bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Membeli rumah second pun berarti Anda tidak perlu berhadapan dengan perusahaan pengembang sehingga Anda bisa menegosiasikan uang muka dengan lebih leluasa kepada pemilik. Proses jual beli dengan perorangan biasanya juga bersifat lebih kekeluargaan. Bisa jadi, jika pembeli sudah cocok dengan Anda, proses pembelian akan dimudahkan.

Tentu saja, Anda harus mempertimbangkan kondisi rumah yang dibeli. Jangan sampai biaya renovasi yang diperlukan justru membuat Anda tekor. Untuk hal ini, ada baiknya Anda memeriksakan kondisi rumah ke ahli konstruksi bangunan untuk menaksir biaya yang perlu dikeluarkan untuk merenovasi rumah tersebut.

4. Mau ditempati atau sebagai investasi?
Tujuan Anda membeli rumah pertama akan berpengaruh pada pemilihan lokasi yang tepat. Artikel Forbes menjelaskan, jika Anda bertujuan membeli rumah untuk tempat tinggal, maka Anda dapat memilih rumah di pinggir kota. Namun, jika Anda berpikir untuk menjadikan rumah tersebut sebagai investasi, maka area kota masih menjadi pilihan terbaik. Tips membeli rumah ini mendorong Anda untuk memastikan apakah rumah yang Anda beli akan langsung ditempati atau malah dijadikan sebagai investasi.

5. Siapkan bujet
Hal yang penting selanjutnya ialah menyesuaikan rumah yang kita idamkan dengan bujet yang dapat kita siapkan. “Ada orang yang tidak masalah tinggal di pinggir kota, namun harga rumahnya masuk di bujet mereka. Sebaliknya, ada pula yang memilih membeli apartemen di tengah kota agar dekat dengan lokasi kerja, jadi tidak terlalu lelah dan biaya operasional tidak setinggi jika tinggal di luar kota,” papar Giri kepada tim ilovelife. Pertimbangan ini masuk akal. Sebab, kalau Anda tinggal di daerah komuter, maka Anda harus memperhitungkan ongkos dan ketersediaan moda transportasi ke kantor.

6. Cari tahu cara mengakses kredit
Jika sudah mempersiapkan bujet, maka hal selanjutnya yang harus dipikirkan ialah cara mengakses kredit pemilikan rumah (KPR). Membeli rumah dengan KPR akan membantu Anda mewujudkan impian memiliki rumah sesuai dengan kemampuan Anda. Menurut Giri prosentase cicilan yang sehat ialah 30% dari penghasilan. Jika Anda lajang, prosentase KPR ini bisa jadi lebih dari 30%. Untuk memastikan rasio utang Anda masih tergolong sehat, jangan lupa untuk membanding-bandingkan KPR sebelum memutuskan.

KPR umumnya menawarkan cicilan dengan bunga tetap (fixed rate) dalam beberapa tahun di awal masa kredit sebelum memberlakukan bunga mengambang (floating rate) sesuai dengan bunga pasar. Pastikan kita memilih durasi fixed rate yang sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan kita dalam menyicil. Kemudian, kita juga dapat memilih jangka waktu kredit antara 15 tahun, 20 tahun, atau bahkan sampai 30 tahun, sesuai dengan kemampuan kita membayar cicilan setiap bulan.

Anda juga bisa manfaatkan promo properti yang berlaku di waktu tertentu. Beberapa pengembang misalnya, memberlakukan promo cicilan down payment (DP) 1,5 tahun selama pembelian di penghujung tahun. Ada pula pengembang yang memberlakukan cicilan DP selama tiga kali.

Selain dengan KPR atau dengan memanfaatkan promo properti, Anda juga dapat mengikuti dengan seksama program yang diadakan oleh pemerintah, hal ini dapat dijadikan sebagai tips membeli rumah. Seperti yang dicanangkan oleh salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang mencanangkan program rumah tanpa DP. Meskipun belum ada kepastian mengenai program rumah tanpa DP tersebut, mulai sekarang Anda harus memperhatikan program-program yang mungkin akan dilakukan oleh pemerintah khususnya untuk program yang memudahkan masyarakat untuk membeli rumah. Program rumah tanpa DP yang sedang ramai dibicarakan ini mungkin saja dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membeli rumah.

7. Siapkan biaya lain-lain
Tips membeli rumah berikutnya adalah menyiapkan biaya lain-lain. Ketika pertama kali membeli rumah, persiapkanlah setidaknya uang tunai sebesar 30% hingga 40% dari harga rumah tersebut. Uang tunai ini akan akan digunakan untuk membayar down payment, cicilan pertama, pajak, dan biaya lain-lain termasuk biaya notaris.

8. Cek reputasi pengembang
Mengecek rekam jejak pengembang dapat dijadikan sebagai tips membeli rumah, rekam jejak pengembang jangan sampai luput dari pertimbangan kita. Dalam beberapa kasus, ada pengembang yang memiliki masalah sengketa tanah dengan warga setempat di masa lampau. Alhasil, warga setempat melampiaskan kekecewaannya pada warga perumahan dengan cara memblokir jalan, melakukan pungutan liar, dan sebagainya.

“Ada pula pengembang yang tak kunjung mengeluarkan surat-surat. Sehingga, pembeli mengeluarkan biaya tambahan untuk mengurus hal ini,” papar Giri. Mengecek reputasi pengembang juga berguna agar kita dapat memastikan rumah dapat ditempati sesuai dengan jadwal serah terima kunci, apakah inden atau bisa langsung ditempati. Pengembang yang baik pun biasanya memberikan garansi kerusakan selama periode tertentu. Dengan begitu, kita bisa tenang tidak mengeluarkan biaya tambahan jika terjadi

Dengan mempertimbangkan tips membeli rumah di atas, semoga rumah pertama dapat segera Anda miliki! Saatnya Jalani Mimpi dangan cermat membeli rumah.

Bagikan informasi tentang Ingin Beli Rumah untuk Pertama Kalinya? Ini yang Perlu Anda Ketahui! kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Rumah Siap Huni di Sukaati,Soe...

Rumah Dijual di Bandung Kota
Rp 1.700.000.000 Nego
  • L.Tanah: 210 m2
  • L. Bangunan: 145 m2
  • K. Tidur: 5
  • K. Mandi: 3

Rumah di Komplek Megaraya Dako...

Rumah Dijual di Bandung Kota
Rp 1.900.000.000 Nego
  • L.Tanah: 196 m2
  • L. Bangunan: 140 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 2

Rumah 2Lantai Siap Huni Di Pur...

Rumah Dijual di Bandung Kota
Rp 926.250.000
  • L.Tanah: 95 m2
  • L. Bangunan: 70 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 2

Rumah baru Eksklusif 2 Lantai ...

Rumah Dijual di Bandung Barat
Rp 765.000.000
  • L.Tanah: 73 m2
  • L. Bangunan: 60 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 2

Rumah Cluster Cantik Di Ciwaru...

Rumah Dijual di Bandung Barat
Rp 1.350.000.000
  • L.Tanah: 117 m2
  • L. Bangunan: 124 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 2

Rumah 2 lantai di Sarijadi Tow...

Rumah Dijual di Bandung Kota
Rp 1.350.000.000 Nego
  • L.Tanah: 74 m2
  • L. Bangunan: 120 m2
  • K. Tidur: 3
  • K. Mandi: 3
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!